Senin, 18 Agustus 2014

Katon Bagaskara Negeri Di Awan


Di bayang wajahmu
kutemukan kasih dan hidup
yang lama lelah aku cari
di masa lalu

Kau datang padaku
kau tawarkan hati nan lugu
selalu mencoba mengerti
hasrat dalam diri

Kau mainkan untukku
sebuah lagu
tentang neg'ri di awan
dimana kedamaian menjadi istananya
dan kini tengah kau bawa
aku menuju kesana oh.. hoo

Ternyata hatimu
penuh dengan bahasa kasih
yang terungkapkan dengan pasti
dalam suka dan sedih

Senin, 11 Agustus 2014

Ulasan Puisi Doa


DOA
kepada pemeluk teguh


Tuhanku
Dalam termenung
Aku masih menyebut nama-Mu
Biar susah sungguh
Mengingat Kau penuh seluruh
Caya-Mu panas suci
Tinggal kerlip lilin di kelam sunyi
Tuhanku
Aku hilang bentuk
Remuk
Tuhanku
Aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
Di Pintu-Mu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling


13 November 1943
a) Tema
Puisi ' Doa´ karya Chairil Anwar di atas mengungkapkan tema tentang ketuhanan.
   Hal ini dapat kita rasakan dari beberapa bukti.
Pertama, diksi yang digunakan sangat kentaldengan kata-kata bernaka ketuhanan. Kata `dua´ yang digunakan sebagai judul menggambarkan sebuah permohonan atau komunikasi seorang penyair dengan SangPencipta. 
Kata-kata lain yang mendukung tema adalah:
Tuhanku, nama-Mu, mengingat Kau,caya-Mu, di pintu-Mu.
 Kedua, dari segi isi puisi tersebut menggambarkan sebuah renungandirinya yang menyadari tidak bisa terlepas dari Tuhan.
Perhatikan kutipan larik berikut :
(1) Biar rusah sungguhMengingat Kau penuh seluruh
(2) Aku hilang bentuk remuk
(3) Di Pintu-Mu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling
Puisi yang bertemakan ketuhanan ini memang mengungkapkan dialog dirinya denganTuhan.
Kata `Tuhan´ yang disebutkan beberapa kali memperkuat bukti tersebut, seolah-olah penyair sedang berbicara dengan Tuhan.

Ulasan Puisi Pada Mu Jua

Habis kikis
segala cintaku hilang terbang
pulang kembali aku padamu
seperti dahulu
Kaulah kandil kemerlap
pelita jendela di malam gelap
melambai pulang perlahan
sabar, setia selalu.
Satu kekasihku
aku manusia
rindu rasa
rindu rupa.
Di mana engkau
rupa tiada
suara sayup
hanya kata merangkai hati
Engkau cemburu
engkau ganas
mangsa aku dalam cakarmu
bertukar tangkap dengan lepas
Nanar aku, gila sasar
sayang berulang padamu jua
engkau pelik menarik ingin
serupa dara di balik tirai
Kasihmu sunyi
menunggu seorang diri
lalu waktu – bukan giliranku
mati hari – bukan kawanku…
Pada bait pertama puisi Padamu Jua, dapat disimpulkan : “aku” merasakan bahwa ia tidak dapat menghindar dari kekasihnya, yakni Tuhannya. Bait tersebut menandakan bahwa cinta kekasih aku dalam puisi tersebut tidak kikis oleh masa dan hilang terbang kemana, melainkan menandakan bahwa cintanya tak dapat berubah, kata seperti dahulu menguatkan keteguhan cinta kekasih aku. Pulang kembali aku padamu menggambarkan bahwa “aku” tidak dapat menghindar dari kekasihnya.
Sedangkan untuk bait kedua melukiskan bagaimana ketulusan cinta kasih yang di berikan kepada kekasihnya.

Persamaan Antara Lagu & Puisi


Puisi Cinta Chairil Anwar Senja Di Pelabuhan Kecil


Buat Sri Ajati

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
Di antara gudang, rumah tua, pada cerita
Tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
Menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut.

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
Menyinggung muram, desir hari lari berenang
Menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
Dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
Menyisir semenanjung, masih pengap harap
Sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
Dari pantai ke empat, sedu penghabisan bisa terdekap.

1946

 
Pupus
oleh: Dewa 19

Aku tak mengerti, apa yang kurasa
rindu yang tak pernah begitu hebatnya
aku mencintaimu lebih dari yang kau tau
meski kau takkan pernah tau

aku persembahkan hidupku untukmu
telah ku relakan, hatiku padamu
namun kau masih bisu, diam seribu bahasa
dan hati kecilku bicara

Reff :
baru kusadari cintaku bertepuk sebelah tangan
kau buat remuk sluruh hatiku

semoga aku akan memahami sisi hatimu yang beku
semoga akan datang keajaiban hingga kaupun mau

aku mencintaimu lebih dari yang kau tau
meski kau takkan pernah tau

Kamis, 07 Agustus 2014

HOMONIM


1.Bulan(dalam kalender), Bulan(nama satelit)
-Pada bulan Desember akan di adakan semester.
-Malam ini bulan bersinar dengan indah.
2.Genting(gawat),Genting(atap rumah)
-Keadaan masyarakat palestina sekarang sangat genting.
-Genting rumah saya bocor.
3.Dasar
-Dasar Andi anaknya memeng nakal.
-Dasar Negara kita adalah pancasila.
4.Bagi(pembagian), Bagi(untuk)
-Makanan itu harus di bagi rata.
-Bagi mahasiswi UnisMuh diwajibkan memakai jilbab.
5.Rapat(tidak renggang), Rapat(pertemuan)
-Pak guru menyuruh kami rapat dalam barisan.
-Besok pagi ada rapat di kantor.

CONTOH KATA POLISEMI , HOMOFON , HOMOGRAF


KATA POLISEMI

1.)                      a.) Rhoma Irama si raja dangdut sedang melakukan konser di Surabaya .
      Kata raja bermakna senior dari semua kalangan penyanyi
b.) Raja hutan sedang memburu mangsannya di hutan
      kata raja bermakna penguasa hutan
c.) Raja dari kerajaan majapahit sedang mengadakan sayembara
      kata raja bermakna penguasa / pemimpin wilayah tersebut
2.)                      a.) Buah apel merupakan oleh oleh khas kota malang
       kata buah bermakna buah buahan
b.) Ayana memiliki buah hati yang bernama Nabila
       kata buah bermakna anak
c.) Nadzar membawa buah tangan dari kota Madura
      kata buah bermakna oleh-oleh
3.)                      a.) Kepala Elang pusing memikirkan tugas matematika
     kata kepala bermakna anggota tubuh
b.) Ayahku menjadi kepala rumah tangga yang disiplin
      kata kepala bermakna pemimpin keluarga
c.) Kepala cabang bank BCA berada di daerah Rungkut
     kata kepala bermakna kantor cabang atau membawahi pusat .
4.)                      a.) El Ghifari merupakan kapten dari club sepak bola Ac Milan
       kata bola  bemakna alat olahraga
b.) Karena tawuran , bola mata seorang pelajar terluka
      kata bola bermakna anggota tubuh
c.) Indivision merupakan para bola terbaik di Indonesia
      kata bola bermakna antena televisi
5.)                      a.) Adi Bing Slamet menyeret Eyang Subur ke meja hijau
    kata meja bermakna pengadilan .
b.)  Ayahku membeli meja belajar untuk adik ku
    kata meja bermakna perabotan rumah tangga
KATA HOMOFON
1.)                     a.) Pelatihan TNI di tanjung priuk menggunakan beberapa tank
     kata tank bermakna alat perang
b.) Ayaku mencabut paku menggunakan tang
     kata tang bermakna peralatan
2.)                     a.) Pak Saib sangat menyukai musik rock
     kata rock bermakna aliran music
b.) Bu Dina adalah pembuat rok terkena di Indonesia
    kata Rok bermakna pakaian
3.)                     a.) Jus mangga itu serasa wangi mint
    kata mint bermakna  daun
b.) Karena terlambat mengumpulkan tugas  Didit mendapat nilai min
   kata min bermakna nilai kurang
4.)                     a.) Massa jenis benda itu kurang dari massa jenis benda aslinya
     kata massa bermakna berat benda
b.) pada masa kini harga bawang sangat mahal
     kata masa bermakna waktu
5.)                     a.) Hendrik sedang mendengar nasihat dari pak guru
     kata pak bermakna bapak yang lebih tua
b.) Ibu membeli beberapa pack air mineral
     kata pack bermakna  satu kardus
KATA HOMOGRAF
1.)                     a.)  Pak Bayu membeli buah Apel dari kota malang
      makna apel berarti buah buahan
b.) Komandan TNI AU mengadakan apel mendadak dilapangan
     makna kata apel berarti upacara mendadak
2.)                     a.) Para polisi serang markas teroris di daerah jakarta barat
    makna kata serang adalah menyerbu

b.) Pamanku berlibur ke kota Serang Banten
     makna kata serang adalah nama kota di daerah banten
3.)                     a.) Ibu mengolah kedelai menjadi  tahu goreng
     makna kata tahu adalah makanan
b.) Adik tidak tau mengapa kakak tiba – tiba marah
     makna kata tau berarti paham
4.)                     a.) Wajah kakak memerah saat terkena panas matahari
     makna kata memarah adalah berubah warna
b.) Pak Nanang sedang memerah susu sapi dikandang sapi
      makna kata memerah adalah mengambil susu
5.)                     a.) Piring itu menjadi keset setelah dicuci kakek
     makna kata  keset adalah bersih
b.) Pak Bayu membeli keset di toko peralatan rumah tangga
     makna kata keset adalah peralatan rumah tangga

Senin, 31 Maret 2014

Ulasan Mengenai Film "Tanah Surga… Katanya"


Tanah Surga… Katanya mencoba untuk membahas struktur kehidupan masyarakat yang berada di daerah perbatasan negara Indonesia – Malaysia, khususnya dari segi ekonomi. Sebuah sentuhan kritis yang jelas terasa begitu sensitif, namun Tanah Surga… Katanya mampu menyajikannya dengan penceritaan yang elegan.
Tanah Surga… Katanya berkisah mengenai dilema kehidupan yang dialami oleh Hasyim ketika ia diajak oleh anaknya, Haris , untuk meninggalkan desanya yang berada di daerah pinggiran perbatasan Indonesia – Malaysia di Kalimantan Barat dan berpindah ke Malaysia. Pilihan ini sendiri diberikan oleh Haris karena selama ini ia telah mendapatkan rezeki yang melimpah dengan bekerja di Malaysia sekaligus mengingat fakta bahwa kehidupan masyarakat di daerah pinggiran tersebut sama sekali tidak mendapatkan perhatian yang layak dari pemerintah Republik Indonesia. Sebagai seorang mantan pejuang kemerdekaan yang masih menggenggam nilai-nilai nasionalisme yang tinggi, Hasyim jelas menolak ajakan tersebut. Akhirnya, Haris hanya mengajak puterinya, Salina , untuk berangkat ke Malaysia dan meninggalkan ayah beserta puteranya, Salman yang tidak ingin meninggalkan sang kakek sendirian.
Dilema kehidupan di daerah perbatasan Indonesia – Malaysia tidak semata-mata hanya dialami oleh Hasyim dan keluarganya. Tanah Surga… Katanya juga menyinggung mengenai masalah pendidikan melalui karakter guru muda bernama Astuti yang harus berjuang mengajar sendirian di desa tersebut karena keterbatasan tenaga guru yang mengajar disana. Ada juga karakter Anwar , seorang dokter yang berasal dari Bandung yang baru saja tiba disana setelah ditugaskan dari kota asalnya di Bandung. Melalui kehidupan yang dijalani oleh karakter-karakter tersebut di sepanjang penceritaan film inilah Tanah Surga… Katanya berusaha menunjukkan bahwa tanah air Indonesia tidak seindah dan semakmur bayangan masyarakatnya selama ini, khususnya ketika pemerintah sama sekali bersikap acuh kepada nasib keseharian para warganya.
Tanah Surga… Katanya memang secara berani mengkonfrontir berbagai isu yang dihadapi oleh Indonesia selama ini dengan Malaysia. Memang, jalan cerita film ini bukanlah berniat untuk menanamkan semangat kebencian terhadap negara tetangganya tersebut. Tanah Surga… Katanya memilih untuk membandingkan secara langsung bagaimana kesejahteraan kehidupan yang saling bertolak belakang antara masyarakat Indonesia dan masyarakat Malaysia yang hidup di garis perbatasan, dan bagaimana masyarakat Indonesia mengais-ngais rezeki di wilayah negara tetangganya akibat kurangnya kepedulian pemerintah yang berujung pada hilangnya pula rasa kecintaan dan nasionalisme masuarakat di daerah tersebut terhadap negeri kelahiran mereka sendiri. Kritis. Tajam. Namun pada kebanyakan bagian, Tanah Surga… Katanya justru terkesan menyalahkan kesejahteraan negeri tetangga yang begitu memikat daripada mengeksplorasi masalah yang dihadapi karakter masyarakat di wilayah Indonesia dan usaha mereka untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Sindiran mengenai sikap nasionalisme di dalam jalan cerita Tanah Surga… Katanya sendiri mampu dihadirkan secara elegan, melalui berbagai dialog maupun adegan sindiran yang cukup berhasil untuk menghantarkan pesannya – walau pada beberapa bagian terkesan dieksekusi secara terlalu berlebihan. Pun begitu, kematangan kemampuan penampilan akting para jajaran pengisi departemen akting Tanah Surga… Katanya berhasil membuat berbagai sisi kehidupan yang ingin disampaikan film ini menjadi dapat tersampaikan dengan lugas
Berikut beberapa hal yang patut jadi renungkan kita semua sebagai warga negara NKRI mengenai kondisi sosial masyarakat perbatasan sesuai film Tanah Surga… Katanya :
  1. Keadaan di perbatasan Malaysia jauh lebih ramai dan modern, disana ada pasar dan sarana prasarana yang lengkap, sedang di perbatasan RI sangat memprihatinkan.
  2. Saat berada di patok perbatasan, disisi Malaysia jalanannya sudah diaspal mulus, di RI masih tanah kerontang.
  3. Sinyal komunikasi di perbatasan RI masih sulit, sebaliknya di Malaysia lancar.
  4. Sarana Pendidikan di Perbatasan RI hanya ada 1 SD, dengan bangunan kumuh dan hanya ada 1 guru.
  5. Ringgit lebih laku ketimbang Rupiah. Masyarakat perbatasan RI lebih banyak berbisnis di pasar malaysia.
  6. Masyarakat di Perbatasan lebih mengenal lagu di Radio ketimbang lagu Kebangsaannya Sendiri.
  7. Bendera Merah Putih hampir tak dianggap lagi.
  8. Sarana Transportasi di Perbatasan RI sangat Sulit, masih memakai perahu melewati sungai mirip belantara Amazon, sedang malaysia di film terlihat banyak kendaraan bermotor seperti bebek, dan mobil.
  9. Keadaan Papan, Sandang, dan pangannya sangat memprihatinkan.
  10. Sarana Kesehatannya nyaris Nihil. Tak ada klinik atau ke Puskesmas, lokasi Rumah sakit hanya ada di kota Kabupaten.